Konsep dasar tentang Hubungan Resiko, Asuransi, dan Takaful (Rhesa Yogaswara)


Takaful merupakan sebuah konsep asuransi syariah yang berdasar pada ketentuan-ketentuan muamalat. Pada zaman Rasulullah saw, Takaful sudah lama dipraktikan oleh Rasul dan para sahabat Rasulullah. Inti dari konsep asuransi syariah ini (seperti aturan dan tata cara mengadakan kontrak asuransi) didasarkan pada Sunnah Rasul, Hadist, dan Ayat-ayat Suci Al-Qur’an. Sejak dulu, sudah dikenal adanya jaminan baik harta dan benda (termasuk uang) pada ahlii waris korban yang meninggal. Pada zaman Rasulullah, munculnya istilah tafakul pertama kali dilatarbelakangi dengan adanya istilah aqilah, al-Diyyah, dan al-Damman.

Aqilah dalam bahasa awam berarti kerabat dekat pembunuh. Istilah ini muncul karena suatu hari pada zaman Rasulullah saw telah terjadi kasus pembunuhan. Berdasarkan Ketetapan Rasul (Sunnah Rasul) agar timbul rasa adil diantara kedua belah pihak, maka si pembunuh diperbolehkan untuk bebas dengan syarat kerabat dekat harus memberikan sejumlah uang kepada ahli waris korban. Uang jaminan ini tentunya sudah didasarkan pada kesepakatan diantara keduanya dan para saksi.  istilah uang sebagai jaminan atas kematian yang menimpa salah satu korban disebut sebagai ‘blood money’ atau dalam Bahasa Arabnya adalah ‘al-Diyya’. Sedangkan kompensasi yang diberikan kepada ahli waris korban adalah al-Damman (compensation). Sistem aqilah telah dipraktikan oleh umat muslim di Mekah dan Madina yang mana mereka menerapkan sistem mutual insurance

Berdasarkan hadist dan ayat-ayat Al-Qur’an, terdapat beberapa ketentuan yang mendasari sistem asuransi syariah sebagai cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang cukup pelik seperti kasus pembunuhan dan hal-hal yang berhubungan dengan kematian karena suatu perbuatan yang disengaja.  Ketentuan-ketentuan tersebut antara lain:

  • Adanya dasar saling bekerjasama. Sistem harus berdasarkan pada kerjasama yang mana harus memiliki konsep tolong menolong terhadap orang yang membutuhkan. Tapi janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan perbuatan tercela. Tolong menolong dianjurkan bagi orang yang mempunyai kemampuan untuk membantu meringankan beban seseorang yang bernasib malang baik secara material maupun secara psikologis. Namun dalam hal ini pertolongan yang diberikan dalam bentuk jaminan uang.


  • Dasar rasa tanggung jawab. Tanggung jawab merupakan hal utama untuk menempatkan rasa setia dan senasib satu sama lain.

Dengan adanya ketentuan-ketentuan asuransi syariah di atas, telah melatar belakangi adanya konsep asuransi yang berdasarkan ayat-ayat suci Al-Quran, ajaran dan hukum islam (Syariah Islam), serta sunnah Rasul saw dan hadist.

by Rhesa Yogaswara (rhesa@learnislamicinsurance.com)


One Response to “ This Post ”

  1. # 1 iphpone 4S parts Says:

    hello It’s a nice post.

Leave a Reply to Konsep dasar tentang Hubungan Resiko, Asuransi, dan Takaful (Rhesa Yogaswara)